1. Pengibar Bendera Pertama Sebelum Kemerdekaan: Era Pergerakan
Sebelum resmi menjadi bendera negara, Merah Putih telah dikibarkan oleh para mahasiswa dan pemuda sebagai identitas politik untuk menantang hegemoni kolonial.
  • Fase Perhimpunan Indonesia (1922): Para mahasiswa Indonesia di Belanda yang tergabung dalam Perhimpunan Indonesia (PI) merupakan kelompok pertama yang secara formal menggunakan bendera Merah Putih (dengan simbol kepala kerbau) sebagai bendera organisasi. Tokoh seperti Nazir Datuk Pamuntjak dan Mohammad Hatta adalah penggerak utama yang memperkenalkan bendera ini di kancah internasional.
  • Fase Sumpah Pemuda (1928): Pada Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928, bendera Merah Putih dikibarkan secara berani meskipun di bawah pengawasan ketat polisi rahasia Belanda (PID). Pengibaran ini menjadi pernyataan kolektif bahwa Merah Putih adalah bendera bangsa Indonesia.
2. Pengibar Bendera Pertama Setelah Kemerdekaan: 17 Agustus 1945
Tepat setelah Ir. Soekarno membacakan naskah Proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, tiga sosok terpilih menjalankan tugas sejarah mengibarkan Sang Saka Merah Putih untuk pertama kalinya sebagai bangsa merdeka.
Profil Raden Mas Abdul Latief Hendraningrat
  • Latar Belakang: Seorang prajurit Pembela Tanah Air (PETA) dengan pangkat Cudanco (Komandan Kompi).
  • Peran: Bertanggung jawab atas keamanan lokasi proklamasi. Ia mengambil inisiatif mengibarkan bendera karena sebagai militer, ia dianggap paling siap menghadapi risiko serangan mendadak dari tentara Jepang yang masih bersenjata.
  • Pasca-Kemerdekaan: Melanjutkan karier militer di TNI dan sempat menjabat sebagai Atase Militer RI di Filipina dan Washington DC.
Profil Suhud Sastro Kusumo
  • Latar Belakang: Anggota Barisan Pelopor bentukan Jepang yang bertugas mengawal keluarga Soekarno.
  • Peran: Ia adalah sosok yang mencari bambu untuk dijadikan tiang bendera darurat di pagi hari sebelum upacara dimulai. Saat pengibaran, ia bertugas membentangkan bendera sebelum ditarik oleh Latief.
  • Wafat: Meninggal dunia pada tahun 1986 dalam usia 66 tahun.
Profil Surastri Karma (SK) Trimurti
  • Latar Belakang: Seorang jurnalis perempuan militan, guru, dan istri dari Sayuti Melik (pengetik naskah proklamasi).
  • Peran: Awalnya ia diminta oleh Soekarno untuk mengerek bendera, namun ia menolak dan mengusulkan agar tugas tersebut dilakukan oleh seorang prajurit (Latief) agar lebih heroik. Ia akhirnya bertugas mendampingi pengibaran tersebut.
  • Pasca-Kemerdekaan: Menjadi Menteri Perburuhan pertama di Indonesia dalam kabinet Amir Sjarifuddin.

Daftar Pustaka
  1. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Profil Abdul Latief Hendraningrat: Sang Pengibar Bendera PusakaAkses via ANRI.
  2. Kementerian Keuangan RI (DJKN). (2025). Merah Putih: Simbol Perjuangan, Warisan AbadiAkses via DJKN.
  3. Kementerian Agama RI. (2025). Tiga Tokoh Pengibar Bendera Merah Putih Pertama KaliAkses via Kemenag NTT.
  4. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kisah Merah PutihAkses via Repositori Kemdikbud.
  5. P2K Stekom. Biografi Suhud Sastro KusumoAkses via Stekom.